Skema Diagram Kulkas Sharp 2 Pintu

Posted on

Suara lembut dan perlahan dari mesin yang berdesir dan gemerincing di sudut dapur sering kali mengisyaratkan keberadaan kulkas, alat yang menjaga kesegaran bahan makanan kita dengan rapi. Dalam kemajuan teknologi, varian kulkas dua pintu hadir dengan kemudahan dan fungsi tambahan yang signifikan.

Namun, sejenak kita merenung, apa sebenarnya yang terjadi di balik operasional kulkas tersebut? Melalui pemaparan ini, kita akan memperoleh wawasan lebih dalam mengenai dunia kelistrikan kulkas dua pintu, memecahkan misteri di balik kelistrikan yang melibatkan hukum fisika dan kecanggihan teknologi.

Dengan fokus pada aspek kelistrikan, kita akan membahas rahasia di balik sistem operasional kulkas dua pintu. Bagaimana listrik mengubah dirinya menjadi udara dingin untuk menjaga kesegaran makanan? Dan bagaimana berbagai komponen kelistrikan bekerja bersama-sama untuk memastikan kulkas beroperasi dengan baik?

Mengenal Kulkas

Kulkas, atau dikenal juga sebagai lemari es, adalah perangkat elektronik yang menggunakan teknologi pendinginan untuk menjaga kesegaran makanan.

Prinsip kerja kulkas melibatkan penggunaan pompa panas yang mengubah fase dalam siklus pendinginan. Biasanya, kulkas terdiri dari bagian freezer, bagian pendingin, atau keduanya.

Konsep ini diperkenalkan pertama kali oleh General Electric pada tahun 1939. Kini, beberapa model kulkas bahkan membagi ruang penyimpanannya menjadi empat zona, masing-masing untuk jenis makanan tertentu, dengan kapasitas yang bervariasi.

Skema Kelistrikan Kulkas 2 Pintu dan Fungsinya

Kompresor: Terletak di bagian belakang kulkas, berfungsi sebagai pompa listrik yang mengedarkan refrigerant ke dalam sistem pendingin.
PTC: Jenis resistor yang berubah resistansinya seiring dengan perubahan suhu, digunakan untuk memulai operasi kompresor.
Saklar Pintu Freezer: Mengalirkan listrik ke kipas evaporator, memastikan pintu freezer tertutup dengan baik untuk pendinginan optimal.
Overload Protektor: Melindungi kompresor dari panas berlebih dengan memutus arus listrik saat terjadi kelebihan panas.
Sekring Termal: Mencegah pemanas menghasilkan panas berlebihan dengan memutus aliran listrik saat suhu melebihi batas tertentu.
Kipas Evaporator: Mengalirkan udara dingin dari evaporator ke dalam kulkas, terutama freezer.
Lampu: Menyala saat pintu kulkas dibuka, membantu pengguna melihat isi kulkas.
Pemanas: Mencegah pembentukan es di dalam freezer dengan memanaskan suhu.

BACA JUGA :  

Cara Membuat Desain Kartu Nama Service AC

Cara Kerja Kulkas 2 Pintu

Kulkas dua pintu mengalirkan gas refrigerant dari evaporator yang memiliki suhu rendah. Prinsip kerjanya didasarkan pada hukum termodinamika kedua, di mana panas akan berpindah ke arah suhu yang lebih rendah.

Freon mengalir ke evaporator, menyerap panas dan mengubahnya menjadi gas dengan tekanan tinggi. Kemudian, kompresor menarik gas freon dan meningkatkan tekanannya sebelum memasukkannya ke kondenser. Gas freon kemudian didinginkan di kondenser menjadi cairan sebelum dialirkan kembali ke evaporator.

Kelebihan Kulkas 2 Pintu

Kulkas dua pintu menawarkan ruang penyimpanan yang lebih luas dan sistem defrost yang mencegah pembentukan es. Dibandingkan dengan kulkas satu pintu, kulkas dua pintu memiliki kapasitas pendinginan yang lebih besar dan stabilitas suhu yang terjaga bahkan saat freezer dibuka.

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *